Direktur RSUD Solok Lantik Satgas Anti Rokok
Monday, 05 November 2018 21 Deswira Umar

Direktur RSUD Solok bersama Satgas Anti Rokok (Foto: Rini Secu)

 

Merokok memang aktifitas yang sulit untuk dihentikan. Karena itu, harus dicari jalan untuk senantiasa melakukan kampanye anti rokok itu. Apalagi di RSUD Solok, gerakan anti rokok harus senantiasa terus dilakukan.

Dalam rangka gerakan anti rokok itu, maka di RSUD Solok dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Rokok. Satgas ini dilantik secara resmi oleh Direktur RSUD Solok drg Ernoviana, M.Kes, Senin (5/11) saat apel pagi karyawan/karyawati rumah sakit tersebut.

Dalam sambutannya, Ernoviana berharap satgas bisa bekerja maksimal, sehingga kawasan rumah sakit benar-benar bebas dari asap rokok. Dia pun berharap dukungan penuh dari pegawai lainnya, karena satgas tidak bisa bekerja sendiri saja, namun harus dibantu oleh semua kalangan di rumah sakit itu.

Adapun Satgas Anti Rokok yang dilantik adalah; Ketua Mirja Alfitra, SKM MM, dengan sejumlah anggota, yakni Herman T, Zendrawardison, Jon Piliang, Masrianto, Isdahrial, Indra Asmar dan Hermansyah. Satgas bertugas mengkampanyekan anti rokok.

"Melarang orang yang merokok di kawasan RSUD Solok. Siapapun, pegawai, pasien atau famili pasien dan pengunjung, dilarang merokok di kawasan rumah sakit tersebut. Itu tugas satgas ini," ujar Mirja Alfitra sambil mengatakan untuk sanksi berupa tindakan bisa dilakukan manakala ada ada yang tertangkap basah merokok di lingkungan rumah sakit itu.

Tetapi, untuk tahap awal pengenaan sanksi bagi yang melanggar lebih banyak bersifat persuasif. Mirja Alfitra mengakui pihaknya lebih banyak melakukan pendekatan persuasif, “Kita ajak supaya mereka mematuhi kawasan bebas rokok di rumah sakit ini," katanya. (te)